Tampilkan postingan dengan label artikel kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel kesehatan. Tampilkan semua postingan

Inilah Makanan Penyebab Ketombe

Makanan Penyebab Ketombe - Tak hanya gaya hidup yang memicu munculnya ketombe, namun juga makanan yang kita konsumsi. Berikut ini beberapa makanan yang dapat menimbulkan ketombe, bahkan memperparah ketombe.

1. Makanan Produk Susu.
Susu dan turunannya mengurangi ketahanan kondisi kulit kepala dan memicu munculnya ketombe.

2. Gorengan.
Makanan yang digoreng (gorengan) merangsang minyak berlebihan di kulit kepala dan menyebabkan kulit kepala tak stabil dari lembab ke kering dan sebaliknya.

3. Makanan Mengandung Gula.
Makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat memperparah kondisi kulit kepala Anda yang berketombe.
Hindari konsumsi gula berlebihan dalam seminggu. Ganti cemilan manis Anda dengan buah-buahan segar.

4. Makanan Pedas.
Makanan pedas memiliki potensi yang sama dengan makanan yang digoreng. Makanan seperti ini mampu memicu munculnya ketombe karena merangsang produksi minyak berlebih ke kulit kepala.

5. Makanan Terlalu Panas.
Mengkonsumsi makanan yang terlalu panas bisa merangsang kondisi tubuh kita dari bagian kepala hingga pencernaan. Penyebabnya Suhu tubuh meningkat dan tubuh melakukan penyesuaian yang mempengaruhi kondisi kulit dan rambut.

Itulah beberapa makanan penyebab ketombe yang bisa anda hindari agar ketombe tidak bertambah parah atau sama sekali hilang dari kepala anda.

Jika anda memiliki masalah ketombe yang parah dan membandel, baca artikel kami tentang cara mengatasi ketombe. Semoga bermanfaat.

Sumber

Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan

Negara pertama yang memproduksi susu kedelai adalah China. Manfaat susu kedelai sangat banyak sekali, terutama bagi kesehatan. Minuman ini dibuat dengan cara merendam, menggiling, dan merebus kacang kedelai sehingga terbentuklah sari kedelai yang kaya akan kandungan gizi.

Tips kesehatan kali ini akan membahas tentang khasiat dari susu kedelai. Kedelai memiliki kandungan asam lemak esensial, serat, dan protein yang cukup tinggi. Dapat dikatakan minuman sehat yang satu ini mampu menjaga fungsi tubuh agar bisa bekerja secara optimal. Berikut ini adalah empat manfaat minum susu kedelai bagi kesehatan kita.

Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan 

Mencegah Kolesterol
susu kedelai
Tidak seperti susu yang lain, senyawa dalam susu kedelai memiliki kemampuan untuk meningkatkan profil lipid di dalam darah Anda. Adanay asam lemak tak jenuh dalam kedelai dapat menghambat kolesterol di dalam darah. Jika mengkonsumsi susu kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol tinggi dan juga mencegah pernyakit jantung koroner.

Mencegah Kanker Prostat
Perlu anda ketahui jika di dalam susu kedelai terdapat hormon fitoestrogen, hormon yang berasal dari tanaman ini dapat menghambat produksi testosteron khususnya pada pria. Dengan menurunnya kadar testosteron, maka secara signifikan dapat mengurangi risiko pernyakit kanker prostat.

Mencegah Osteoporosis
Osteoporosis merupakan pernyakit yang biasanya menyerang para manula. Hormon fitoestrogen dalam kedelai dapat membantu mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh dan mencegah hilangnya massa tulang sehingga membuat tulang Anda kuat kini dan nanti.

Menurunkan Berat Badan
Dibandingkan dengan susu lain, susu kedelai yang masih alami memiliki kandungan gula yang cukup rendah. Jika dihitung secara matematis, susu sapi memiliki sekitar 12 gram gula tiap cangkirnya susu kedelai hanya 7 gram saja. Selain itu, adanya kandungan asam lemak tak jenuh susu kedelai dapat menghambat penyerapan  lemak di usus, sehingga sangat efektif menurunan berat badan.

Keempat manfaat susu kedelai tersebut di dapatkan dari senyawa serta kandungan nutrisi nabati yang berasal dari tumbuhan. Bagi yang belum pernah atau tidak suka minum susu kedelai semoga dengan membaca artikel ini dapat berubah pikiran

Sumber

Jenis bantal yang bagus untuk tidur

Demi kenyamanan tidur, bantal dan guling biasa menjadi benda yang wajib ada dalam kamar tidur. Jenis bantal bermacam-macam, biasanya dibedakan atas bahan pengisi dan bentuknya. Bahan pengisi bantal yang umum ditemui adalah kapuk, busa, dakron, bulu angsa atau lateks. Setiap jenis pengisi bantal memiliki cirinya sendiri dan berpengaruh untuk kesehatan.

  • Kapuk

    Bahan pengisi bantal yang sudah dikenal sejak lama, namun sudah jarang digunakan sekarang. Berasal dari pohon kapuk, bahan pengisi ini berwarna putih dan terasa licin saat dipegang. Kelemahannya adalah kapuk menjadi tempat favorit bagi tungau dan juga mudah dihinggapi debu, sehingga dapat mengganggu kesehatan. Salah satu untuk mengurangi dampak ini, bantal harus sering dijemur. Bagi penderita asma, kapuk dapat menjadi salah satu pemicu asma, sehingga tidak cocok untuk mereka.
  • Busa

    Bahan pengisi bantal ini seperti spon dan merupakan bahan sintetis digunakan dikenal sebagai pengisi bantal setelah kapuk. Salah satu kelemahannya adalah terasa panas saat digunakan.
  • Memory Foam

    Dibuat dari bahan sejenis busa yang bernama Polyurethane. Bantal dengan bahan pengisi memory foam membutuhkan waktu beberapa lama untuk kembali ke bentuk semula. Material ini menyerap keringat sehingga nyaman saat digunakan.
  • Dakron

    Dakron terbuat dari serat plastik dengan ukuran yang sangat halus. Ketika digunakan sebagai pengisi bantal, dakron diisi dengan 2 cara yaitu dengan cara dilipat atau dengan digumpal. Bantal yang diisi dengan dakron yang dilipat, permukaan bantal akan terasa halus saat diraba, inilah bantal dengan isi dakron yang berkualitas baik. Sedangkan, apabila diisi dengan cara digumpal, permukaannya tidak rata sehingga kualitasnya kurang baik. Semakin berat bantal dakron akan lebih baik karena lama kelamaan bantal dakron akan kempis.
  • Bulu Angsa

    Kerajaan di benua Eropa sudah menggunakan bulu angsa sebagai bahan pengisi bantal sejak zaman dahulu. Kelemahan dari bulu angsa adalah sering menjadi tempat tinggal tungau dan debu sehingga tidak cocok bagi Anda yang menderita alergi. Kelebihannya adalah kelembutannya. Semakin banyak bulu halus dari angsa yang digunakan, maka akan semakin baik kualitasnya. Sebaliknya, jika bulu angsa bagian luar yang lebih banyak digunakan, bantal menjadi kurang baik karena terasa kasar. Bantal bulu angsa dijual dengan harga yang cukup mahal.
  • Lateks

    Lateks terbuat dari getah karet. Ada 2 jenis lateks, yaitu lateks natural yang lebih dari 80% terbuat dari getah karet dan lateks sintetis yang lebih dari 80% terbuat dari bahan sintetis. Permukaan bantal lateks lebih keras dari bantal dakron dan rata. Bantal lateks cocok untuk orang yang bermasalah dengan tulang leher dan tulang belakang. Lateks juga bebas dari tungau sehingga cocok untuk yang biasa menderita alergi.
Rasanya tidur menjadi tidak nyaman jika tidak menggunakan bantal. Selain untuk kenyamanan, penting untuk memilih bantal yang sehat. Karena salah memilih bantal, bisa menyebabkan pegal-pegal sehingga bukannya merasa segar setelah bangun tidur, sebaliknya leher terasa sakit. Ya, bantal dapat menjadi teman setia saat tidur.